Gelar Karya P5 dan Bazar Kewirausahaan: Menumbuhkan Jiwa Mandiri Siswa SLBN Metesih

MADIUN – Dalam upaya mewujudkan pendidikan yang holistik dan aplikatif, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Metesih Kabupaten Madiun sukses menyelenggarakan kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dirangkaikan dengan Bazar Kewirausahaan Siswa pada minggu ini.

Kegiatan yang berlangsung meriah di halaman utama SLBN Metesih ini menyulap area sekolah menjadi pasar mini. Para siswa, dengan didampingi oleh guru pembimbing masing-masing, bertindak langsung sebagai penjual yang menjajakan ragam produk hasil karya mereka sendiri kepada para pengunjung, guru, dan orang tua wali murid.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pendidikan karakter dan keterampilan vokasional (kecakapan hidup) bagi anak berkebutuhan khusus.

“Tujuan utama dari bazar ini bukan semata-mata mencari keuntungan finansial, melainkan melatih kemandirian, kemampuan komunikasi, serta motorik anak-anak saat berinteraksi sosial dengan pembeli,” jelas salah satu guru koordinator keterampilan vokasional SLBN Metesih.

Dalam bazar tersebut, terdapat beberapa stan yang menampilkan produk-produk unggulan dari berbagai kelas, di antaranya:

  • Stan Kriya dan Kerajinan: Menjual suvenir daur ulang, tempat tisu dari anyaman, dan aksesori manik-manik yang melatih ketelitian motorik halus siswa.
  • Stan Tata Boga: Menyajikan aneka minuman segar, camilan sehat, dan roti buatan siswa yang telah diajarkan standar kebersihan pangan.
  • Stan Pertanian Terpadu: Menawarkan sayuran hidroponik dan tanaman hias hasil kebun sekolah yang dirawat langsung oleh para siswa setiap pagi.

Kegiatan interaktif seperti ini terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa. Saat mereka melihat karya dan dagangannya dibeli serta diapresiasi, terpancar raut kebanggaan di wajah mereka.

Melalui program P5 dan kewirausahaan ini, SLBN Metesih Kabupaten Madiun berharap dapat terus membekali para siswa dengan keterampilan praktis. Harapannya, setelah lulus nanti, mereka memiliki bekal yang cukup untuk hidup mandiri dan berpartisipasi aktif di tengah lingkungan masyarakat.